Buku Terbesar di Dunia

PERPUSTAKAAN New South Wales Australia menjadi satu-satunya perpustakaan yang menyimpan Buku Terbesar di Dunia

Jika ada buku terkecil di dunia, maka sebagai tandinganya ada juga buku terbesar di Dunia. Buku Terbesar di Dunia ini ternyata berbentuk atlas. Judul buku dari Atlas ini yaitu ‘The Earth Platinum’.

Buku terbesar di Dunia ini memiliki panjang buku sekitar 1,8 meter dengan ukuran lebar buku 2,7 meter. Ukuran tersebut diukur ketika buku terbesar di dunia tersebut pada posisi ketika buku terbuka.

Anda tentunya ingin tahu juga, seberapa berat buku atlas tersebut? Berat dari Buku terbesar di dunia ini memiliki bobot berat 150 kilogram. Bagaimana, anda ingin mencoba mengangkatnya?

Rencananya Buku Terbesar di Dunia ini akan di simpan dan dipamerkan di di Perpustakaan Negara Bagian New South Wales Australia untuk beberapa minggu sekitar empat minggu yang akan datang.

Buku Terbesar di Dunia ini nantinya merupakan koleksi dari perpustakaan  Mitchell Library. Buku Terbesar ini pada akhirnya juga akan dipajang di sebuah ruangan baca atau Reading Room yang ada di Mitchell Library.

Buku atlas sekaligus Buku Terbesar di Dunia tersebut ternyata tidak hanya satu saja, melainkan ada 31 eksemplar di dunia.

Penerbit yang berhasil menciptakan Buku Terbesar di Dunia ini bernama Millennium House yang berhasil mengerjakan mulai tahun 2012.

Nantinya, Perpustakaan New South Wales merupakan satu-satunya perpustakaan yang akan menyimpan Buku Terbesar di Dunia tersebut.

Gordon Cheers yang mewakili dari pihak penerbit Millennium House menyatakan jika penerbitnya membutuhkan waktu sekitar empat tahun untuk memproduksi buku terbesar di dunia tersebut.

“Tidak selalu mudah untuk mendapatkan skala planet kita, ini adalah hasil paling dekat yang bisa didapatkan dalam sebuah buku,” kata Gordon sebagaimana dilansir dari RadioAustralia.Net.au [19/5/15].

Untuk menciptakan dan memproduksi buku terbesar di dunia ini membutuhkan banyak pihak yang terlibat.

Sekitar lebih dari seratus kartografer internasional, ahli dan pakar geografi, serta para fotografer juga terlibat dalam produksi atlas sekaligus Buku Terbesar di Dunia tersebut.

Jumlah halaman dari Buku Terbesar di Dunia tersebut berjumlah 128 halaman ini. Dari total jumlah halaman tersebut ternyata 61 halaman berisi tentang peta dan 27 gambar yang merupakan gambar sekaligus lokasi-lokasi yang sangat terkenal di dunia, termasuk di dalamnya mengenai gambar St Peter Basilika dan Machu Picchu.

Selain itu, Banyak juga gambar yang dibuat yang didalamnya terdiri dari gabungan ribuan foto. Salah satu gambar yang ada di Buku terbesar di dunia tersebut yaitu gambar terbesar yang terdiri dari dua belas ribu foto.

 

 

Impian Gubernur Lampung Bangun Perpustakaan Termegah di Indonesia

GUBERNUR Lampung Ridho Ficardo kembali mengungkapkan keinginannya untuk membangun perpustakaan termegah di Indonesia. Menurut Gubernur, rencana itu  terinspirasi oleh perpustakaan termegah di Indonesia saat ini yang berada di Riau. Dikutip dari teraslampung.com [10/12/15]. “Perpustakaan Riau itu dibangun dengan dana sekitar 60 miliar katanya, dan (hotel) Novotel dibangun sekitar Rp80 miliaran. Ini proyek mercusuar, tapi semoga kaya manfaat nantinya, kita bangun di Lampung dengan 100 Miliar, semegah Novotel,” kata  Ridho, saat menjadi pembicara kunci seminar yang digelar oleh Pascasarjana S3 IAIN bertema “Pendidikan Lampung Bermartabat” di Balroom Hotel Horison. Untuk pendanaan, Ridho mengaku akan berusaha mencarinya. Menurutnya, jika proyek pembangunan perpustakaan termegah bisa  terwujud nantinya perpustakaan ini lengkap. “Menjadi tempat kumpul para cendikiawan, dan dibuat sedemikan rupa termasuk cafe dan banyak fasilitas lainnya sehingga anak muda Lampung juga bisa tumbuh minat bacanya. Dana Rp 100 miliar itu, sekitar 70 miliar dana pembangunannya. 30 miliar untuk isinya, mulai dari buku, jurnal kita lengkapi, multimedianya, segala macamnya,” katanya. Sembari memberi materi seminar, Gubernur sempat melobi Rektor IAIN Prof.Moh, Mukri. “Kalau dana bisa kita cari, 1 Triliun untuk infrastruktur saja bisa kita usahakan, 100 miliar nanti kita usahakan. Cuma lokasi yang masih belum ditentukan. Saya ingin di wilayah pendidikan dan mudah dijangkau, seperti di tanah milik IAIN dekat UBL dan Darmajaya itu,”kata Gubernur, disambut tawa Mukri.

Perpustakaan Raja Fahd, Karya Arsitektur Terbaik Tahun 2015

King Fahd National Library (KFNL) di Riyadh, Arab Saudi, terpilih sebagai karya arsitektur terbaik tahun 2015 oleh program dunia A+Award.

KFNL menempati posisi teratas dari tujuh bangunan yang dipilih sebagai arsitektur inovatif terbaik tahun ini.

Dikutip dari kompas.com [23/11/15] .KNFL terpilih karena keunggulan struktur bangunan yang ramah lingkungan. Selain itu, para juri menilai KNFL sesuai standar internasional dan mampu memenuhi tantangan perubahan iklim.

Fleksibilitas dan inovasi menjadi faktor terdepan dalam pembuatan KNFL. Dua faktor itu kemudian membuatnya tidak mengonsumsi energi berlebihan dan menjadikannya sebagai bangunan yang berada di atas standar arbitrase.

Pencahayaan dan aliran udara alami memberikan kenyamanan termal bagi para pengunjung ketika berada di dalam KNFL. Hal itu pula yang membuat KNFL minim penggunaan energi.

Perpustakaan ini terdiri atas kabel baja yang berfungsi sebagai lapisan isolasi untuk mencegah dinding menyerap panas matahari.

Kabel baja juga berguna mendorong pendinginan pasif ke semua lantai dalam perpustakaan.

Luar Biasa! Belanda Punya Piramida Raksasa Terbuat dari Buku

Dunia perpustakaan | Bangunan berbentuk piramida tak hanya ada di Giza, atau Paris yang merupakan atap Museum Louvre. Di Rotterdam, Belanda terdapat piramida yang terdiri dari 5 lantai rak buku.

Satu-satunya di dunia! Rotterdam adalah kota besar di Belanda yang terkenal oleh kekayaan arsitekturnya. Bibliotheek Spijkenisse adalah salah satu buktinya, perpustakaan yang punya piramida raksasa terbuat dari buku.

Piramida tersebut terdiri dari 5 lantai rak buku yang terhubung oleh tangga dengan total panjang 480 meter. Piramida ini juga sering disebut ‘Mountain of Books’, dan terletak di dalam bangunan yang dikelilingi kaca sehingga tampak jelas dari luar.

Bangunan tersebut didesain oleh tiga arsitek yang tergabung dalam MVRDV, yakni Winy Maas, Jacob van Rijs dan Nathalie de Vries. Selain piramida buku, bangunan tersebut juga punya Education Center, auditorium, ruang pertemuan, perkantoran dan pertokoan. Tak heran, perpustakaan ini menjadi salah satu destinasi wisatawan terutama bagi mereka pecinta buku.

Selain Rotterdam, Kota Maastricht yang terletak di selatan Belanda juga punya perpustakaan dan toko buku unik yang terletak di dalam sarana ibadah.

45 Total Views 2 Views Today

Layanan Referensi Untuk Pengguna Perpustakaan

ISTILAH Referensi berkembang dari tujuan utama perpustakaan yaitu memberikan informasi. Karena informasi yang dimiliki sering kurang memenuhi kebutuhan pengguna, dalam hal ini perpustakaan mengarahkan pengguna lebih lanjut pada lembaga ataupun sumber lain yang lebih tepat, bahkan dapat bertindak lebih jauh hingga pustakawanlah yang membuat perjanjian dengan lembaga lain tersebut untuk memperoleh bahan-bahan yang dibutuhkan untuk kepentingan pena sipengguna.

Memasuki era informasi, layanan referensi memainkan peranan yang penting sebagai penunjuk jalan atau mediator antara pengguna dan sumber informasi maupun informasi itu sendiri. Melalui layanan referensi, perpustakaan dituntut untuk menggali , menelusuri keberadaan
informasi dari arah mana saja, menyuguhkan dalam format cetak atau non cetak sesuai dengan permintaan pengguna. Format yang diminta juga dapat berkisar dalam bentuk data bibliografi, catatan hingga ringkasan, laporan, ulasan maupun tabulasi.

Dalam melayani kebutuhan pengguna yang memiliki bermacam-macam segi kesadaran akan informasi, kebutuhan, maupun tingkat pengertian, perpustakaan diharapkan pula untuk dapat memberikan jasa referensi yang beraneka ragam, sesuai dengan tujuan dan kebutuhan masing-masing penggunanya. Layanan yang diberikan dapat bervariasi dari sekedar menjawab pertanyaan, mengarahkan ke sumber lain, menuntun cara menggunakan perpustakaan, penelusuran informasi bagi kepentingan pengguna baik atas permintaan ataupun inisiatif perpustakaan serta mengadakan kegiatan-kegiatan promosi untuk tujuan penjangkauan masyarakat pengguna yang lebih luas.

Dengan dukungan fasilitas yang tersedia, hubungan dengan pihak-pihak lain yang berkaitan serta seluruh koleksi perpustakaan, jenis-jenis layanan referensi diatas dapat dilaksanakan secara baik dan komprehensif oleh suatu unit layanan referensi secara keseluruhan atau secara sendiri-sendiri.

Perpustakaan, Haruskah Memiliki Tujuan Layanan Sirkulasi?

SIRKULASI adalah salah satu layanan yang ada dalam sebuah perpustakaan disediakan untuk mengantisipasi pemakai yang menginginkan untuk membaca bahan pustaka yang diminati di rumah karena tidak semua pengguna perpustakaan suka atau memiliki waktu untuk membaca di perpustakaan. Selain untuk memfasilitasi pemakai yang membutuhkan bahan pustaka untuk dibaca di rumah, layanan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kegunaan bahan pustaka secara optimal.

Tujuan layanan sirkulasi adalah:

a. Supaya pemakai dapat memanfaatkan koleksi secara optimal.

b. Anggota yang meminjam koleksi tertentu dan waktu pengembaliannya dapat diketahui. dan      memudahkan penelusuran bahan pustaka tersebut bila dibutuhkan oleh pengguna lainnya.

c. Terjaganya keamanan bahan pustaka. Meski sedang dipinjam, tetapi dapat diketahui siapa yang    meminjam dan kapan batas waktu pengembalian.

d. Mengidentifikasi tingkat penggunaan koleksi yang dimiliki perpustakaan.

Terdapat berbagai macam sistem sirkulasi yang dapat diterapkan di perpustakaan besar maupun kecil. Banyaknya sistem tersebut menunjukan adanya dinamika dan perkembangan sistem sirkulasi itu sendiri. Dari waktu ke waktu sistem sirkulasi diperbaiki untuk menjawab layanan perpustakaan yang lebih efisien dengan tetap memperhatikan aspek tertib administrasi layanan. Adapun beberapa sistem sirkulasi tersebut antara lain sebagai berikut:

1.Sistem buku/ kartu besar

2.Sistem sulih

3.Sistem formulir tak berkarbon/NCR (No Required Carbon)

4.Sistem BIC (Book Issue card)

5.Sistem ’token charging’

6.Sistem Browne

7.Sistem Islington (variasi Browne)

8.Sistem Newark

9.Sistem kartu tebuk

10.Sistem Terkomputerisasi

Untuk memudahkan kegiatan pada bagian sirkulasi, perlu dibuat buku petunjuk sebagai pedoman bagi petugas bagian sirkulasi dan anggota perpustakaan yang hendak meminjam bahan pustaka. Buku petunjuk tersebut hendaknya memuat keterangan-keterangan sbb:

  1. Peraturan penggunaan bahan pustaka
  2. Jenis-jenis bahan pustaka yang boleh dipinjam.
  3. Keterangan mengenai tanda/ kode koleksi.
  4. Jangka waktu peminjaman, besaran denda bila terlambat dalam mengembalikan pengembalian dan sanksi.
  5. Prosedur peminjaman.

 

Perpustakaan Malahayati Jalani Akreditasi Oleh Tim Perpustakaan Nasional

Perpustakaan Universitas Malahayati jalani penilaian oleh tim akreditasi perpustakaan nasional, Selasa 06 Oktober 2015. Tim akreditasi dari Jakarta sengaja datang untuk meninjau pelayanan, sarana-prasarana, koleksi buku dan sumber daya manusia (pustakawan) yang ada di Malahayati. Peninjauan ini adalah rangkaian dari penilaian 10 perpustakaan yang ada di Lampung.

“Sepuluh perpustakaaan itu ditinjau karena rekomendasi dari badan perpustakaan provinsi, ” kata Nia, salah seorang tim penilai.

Tim berkeliling ke seluruh area perpustakaan yang luasnya hampir satu hektar. Mereka melihat ruang baca yang berupa rumah adat dari 33 provinsi. Selain itu tim juga meninjau langsung ruang baca yang diadopsi langsung dari Erasmus University, Belanda. Tanya jawab mengenai instrumen perpustakaan juga menjadi aspek penting penilaian.

Tim penilai mengatakan, Universitas Malahayati sudah cukup maksimal dari segala aspek yang dibutuhkan sebuah perpustakaan Perguruan Tinggi. Hanya tinggal menunggu hasil rapat penilaian akreditasi di pusat.

“Layoutnya bagus, penataan, kenyamanan, keamanan sudah cukup maksimal. Segala aspek mengenai instrumen perpustakaan juga sudah cukup maksimal. Namun, alangkah baiknya jika perpustakaan ini di gedung tersendiri. Mengingat luas Malahayati yang lebih dari 84 hektar,” ujar Nia.

Perpustakaan yang digunakan sejak 2012, ini memang terus berbenah baik dari segi manajemen dan fasilitas. Salah satunya dengan membuat perpustakaan terintegrasi dengan laboratorium, ruang teleconference, dan asrama.[]

Ini Tips yang Harus Diketahui Saat Berkunjung ke Perpustakaan

MAHASISWA terkadang suka bingung harus melakukan apa saat di perpustakaan. Terlebih saat mencari buku referensi yang dibutuhkan. Mereka kebingungan bagaikan berada di supermarket besar namun tak tahu harus mencari kemana bahan makanan yang dibutuhkan.

Nah, berikut adalah tips saat berada di perpustakaan agar merasa lebih nyaman, betah dan maksimal dalam memanfaatkan fasilitas yang ada:

  1. Agar efektif, segera menuju komputer atau buku katalog untuk melihat ketersediaan buku maupun referensi yang diinginkan.
  2. Gunakan kata kunci dari judul referensi yang anda inginkan, atau cantumkan pencarian berdasarkan nama pengarang. Pastikan anda sudah mengetahui referensi subject apa yang anda butuhkan.
  3. Pilihlah posisi yang paling nyaman, yang paling pas pencahayaan, jangan menghadap ke tempat yang silau karena bisa mengurangi konsentrasi anda, dan jangan juga duduk di tempat yang gelap, karena nanti mata anda sakit. Duduklah pula di tempat yang tidak berhadap atau langsung dibawah AC, supaya tidak masuk angin.
  4. Kalau anda ingin menggunakan laptop, carilah tempat duduk yang dekat dengan stop kontak, untuk menghindari habisnya batery laptop anda. Manfaatkan Wifi gratis kalau ada, mintalah address berikut passwordnya pada petugas perpustakaan.
  5. Jika anda sendiri dan ingin belajar menjelang ujian, pilihlah meja yang sendiri-sendiri dan berbilik (kalau ada), hindari duduk di meja besar dengan banyak kursi & orang yang tidak dikenal, karena bisa mengganggu konsentrasi anda.
  6.  Apabila anda berdua atau berkelompok, janganlah berdiskusi sampai berisik menganggu pengunjung lain.
  7.  Letakan buku, majalah atau referensi di meja anda atau meja khusus untuk menaruh buku bacaan setelah dibaca. Taruh atau tumpuk yang rapih.
  8. Kalau anda ingin meminjam referensi untuk dibawa pulang, daftarkanlah dulu, dan kembalikanlah tepat waktu untuk menghindari bayar denda.
  9. Jangan lupa kembalikan ID khusus di tempat pendaftaran & penitipan.